Bersih Kataloka, Bentuk Penyadaran Lingkungan di Negeri Kataloka

LEAWANA, melalui Kelompok Pariwisata Bansina kembali melakukan aksi kebersihan lingkungan. Kegiatan Ini merupakan kali kedua yang dilakukan di Petuanan Negeri Kataloka yang bertujuan untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan. Kegiatan kebersihan lingkungan ini dilakukan pada pada hari Jumat, 23 Februari 2018. Kegiatan kebersihan lingkungan kali ini melibatkan kelompok pariwisata Bansina, tim Puskesmas Kataloka, serta siswa-siswi SMPN 1 Pulau Gorom. Ajakan kerjasama  dari Kelompok Bansina dan tim WWF diterima dengan baik oleh Bapak Kepala Sekolah SMPN 1 Pulau Gorom. Sama halnya dengan tim Puskesmas yang bersedia untuk menyampaikan sosialisasi kepada para siswa-siswi SMPN 1 Pulau Gorom. “Dengan senang hati saya akan delegasikan tim untuk menyampaikan sosialisasi”, ujar Kepala Puskesmas Kataloka.

Kegiatan kebersihan lingkungan ini diawali dengan apel pagi di lapangan SMPN 1 Pulau Gorom yang dibuka oleh Kepala Sekolah, yang kemudian dilanjutkan sosialisasi mengenai sampah dan dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan. “Masalah sampah hanya bisa diatasi oleh kesadaran diri kita masing-masing. Budayakan buang sampah pada tempatnya-sampah sekecil apapun itu.” Pesan itu yang disampaikan oleh tim Puskemas Kataloka sebelum akhirnya kegiatan kebersihan lingkungan dimulai.

Bersih Lingkungan Negeri Kataloka

Seluruh pesertapun akhirnya menuju lokasi yang sudah dibagi berdasarkan masing-masing kelompok. Pada kegiatan ini ada 4 lokasi yang menjadi fokus kegiatan, yaitu Dusun Rumodar, Dusun Kilwouw, Kota Ratu serta Pelabuhan Kataloka. Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih 1 jam. Setelah semua lokasi bersih, kemudian seluruh peserta kegiatan melakukan penimbangan sampah. Setelah ditimbang, total sampah yang terkumpul yaitu sebanyak 126 kg. Sampah – sampah tersebut terdiri dari sampah botol plastik, kantong plastik, kertas, dan kemasan plastik. Kegiatan ini diakhiri dengan pemasangan papan informasi larangan yang diwakili oleh tim WWF site Koon, Tim Puskesmas, Kepala Sekolah SMPN 1 Pulau Gorom serta beberapa siswa. “Kami dari pihak sekolah berharap untuk kerjasama selanjutnya, atau mungkin dari WWF bisa memberikan kelas konservasi kepada siswa/i kami” ujar Bapak Kepala Sekolah SMP N 1 Pulau Gorom.

Terdapat dampak positif dari kegiatan ini dan juga pasca pemasangan papan larangan membuang sampah di laut. Masyarakat sudah mulai sadar akan dampak sampah terhadap kesehatan maupun lingkungan jika membuangnya sembarangan. Namun, dalam pengelolaan sampah di Kataloka, masih terdapat beberapa kendala yaitu belum adanya Tempat Pembuangan Akhir dan juga sistem pengelolaannya yang baik.

Leawana

Lembaga Adat Wanuatalo'a dari Petuanan Kataloka, Seram Bagian Timur